Pantun for BicaraMuslim.com

Siapakah punya si gadis yang ramah,
Bersopan santun bermanis muka;
Ingin bertanya hai tuan rumah,
Kenapa pemantun srikandi belaka?

Tepian mandi hai bunga cempaka,
Harum selalu kuntum berdua;
Bukan tak sudi bukan berduka,
Hanyalah malu bersama hawa.

Kilat haruan di balik jerami,
Sawah bertepi pandang tak jemu;
Tertanya tuan di manakah kami,
Menuntun sepi menimba ilmu.

Tanam keladi tepi selasih,
Hujung muara mudik bertiga;
Menghulur budi menanam kasih,
Adat bicara perlu dijaga.

Disyukur tidak belanja pun tidak,
Secubit harta penambah dosa;
Dihulur tidak dipinta pun tidak,
Mana kan cinta dapat dipaksa.

Tuju ke Bota dari Menora,
Sampai ke senja ingin berkelah;
Kalau komputer buat angkara,
Buang sahaja, hilang masalah!

Kain selembar siapa yang punya,
Jahitnya rosak tenunnya indah;
Apakah khabar hamba ditanya,
Tugas berasak banyak tak sudah.

Asal rakan suluh di gelap,
Maka hadirnya jangan permudah;
Asal insan lupa dan silap,
Maka maafnya itu yang indah.

Jangan dipunya anak haruan,
Lepaskan angan di atas titi;
Jangan ditanya hilangnya lawan,
Keris di tangan adakah pasti?

ukashah (2000)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s